Minggu, 04 Maret 2012

Faktor-Faktor Pendorong Masuk Gita Savana



Setiap mahasiswa mengikuti kegiatan UKM di kampus sesuai dengan bakat dan minat masing-masing mahasiswa.Berikut ini beberapa faktor yang mendorong para mahasiswa untuk mengikuti kagiatan UKM Gita Savana :

1.      memang menyukai menyanyi

2.                  Iseng - iseng ingin mencoba masuk ke Organisasi

3.                  Ingin melatih vokal

4.                  Ikut - ikut teman ( di ajak teman )

5.                  Ingin masuk UKM yang bergerak di bidang musik

6.                  Ingin mengembangkan potensi di bidang suara

7.                  Pengen belajar teknik menyanyi yang baik dan benar

8.                  Punya bakat di bidang musik sehingga sayang jika tidak di kembangkan

9.                  Mengembangkan kemampuan bermusik dan ingin mencari banyak teman

10.              Mengembangkan Softskill

11.              Melatih bersosialisasi

12.              Teknik bernyanyi menjadi lebih terasah

Kegiatan Gita Savana


Kegiatan Rutin : Latian Paduan Suara
Kegiatan Slaka : Latian Alat Musik (tidak rutin)

--> Suara
Penyanyi terbagi menjadi 4 Kelompok :
1.                  Penyanyi cewek bersuara tinggi ( Sopran )
2.                  Penyanyi cewek bersuara rendah ( Alto )
3.                  Penyanyi cowok bersuara tinggi ( Tenor )
4.                  Pemyanyi cowok bersuara rendah ( Bass )

Struktur Organisasi Gita Savana


1. BPH ( Badan Pengurus Harian ), terdiri dari : 
Ketua                         : Suryadi Pradana Dewanto
Wakil Ketua : Dwi Sakti M. Huda
Sekretaris I   : Yaya Endira
Sekretaris II : Sinta Puspita
Bendahara I : Widya Ptasanti
Bendahara II : Nailiatun N

2. DPKS ( Divisi Pengembangan Kepaduan Suaraan )
- M. Syaifuddin
- Ahmad Sururi
- Tanti Dani Arsi
- Septilia Dinda 


3. DKS ( Divisi Kajian Seni )
- Erma Setyawati
- Chacha Dwi A
- Restina W

 
4. DIRUT ( Divisi Rumah Tangga )
- M. Faris Amin
- Muari Yusni A
- Ranu Nada Irfani


Sejarah Berdirinya Gita Savana


Gita Savana merupakan satu-satunya cawan ide anak kampus putih yang memilih jalan seni paduan suara sebagai pilihan pelepas dahaga dalam berkesenian. dari 16 UKM yang tersebar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Gita Savana pun berhasrat melengkapi ramainya hinggar binggar kampus putih.

Berawal dari pembentukan sekelompok mahasiswa yang ditangani Komisi UKMIR pada Senat Mahasiswa IAIN Sunan Kalijaga dengan status tidak mengikat secara struktur organisasi, perjalanan paduan suara demi suksesnya Upacara Wisuda Sarjana IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta telah dimulai walaupun tanpa adanya sebuah wadah independen

Pada 17 November 1996, Senat Mahasiswa IAIN yang dipimpin oleh Abdur Rozaki memprakarsai berdirinya sebuah lembaga kemahasiswaan bernama ORSENI yang terdiri dari 6 cabang salah satunya Paduan Suara Mahasiswa (PSM) yang akrab dengan panggilan Keluarga Besar Paduan Suara Mahasiswa (KBPSM) IAIN Sunan Kalijga Yogyakarta yang diketuai oleh Masturah. Sebagai program awal adlah melakukan penerimaan anggota baru dan workshop bagi mahasiswa IAIN yang berminat, kemudian dilanjutkan dengan latihan rutin setiapa hari Senin dan Kamis. Perjalanan periode awal ini dibantu oleh dua bidang yaitu Bidang Pembinaan yang menangani pelaksanaan program pelatihan yang sekarang berkembang  menjadi Divisi Kepaduan Suaraan (DPKS) dan Bidang Pengembangan yang menangani masalah pengembangan wawasan dan intelektual anggota terutama dengan seni paduan suara yang sekarang berkembang menjadi Divisi Kajian Seni (DKS)

Pada 19 April 1999, saksi dari kegigihan perjuangan dan lobi yang baik dengan pihak pimpinan institut selama berpekan-pekan lamanya, akhirnya pengajuan proposal KBPSM menjadi UKM mandiri pun diterima oleh pihak rektorat dan serentak berubah wajah menjadi UKM Paduan Suara Mahasiswa "Gita Savana" IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.