Gita Savana merupakan satu-satunya cawan ide anak kampus putih yang
memilih jalan seni paduan suara sebagai pilihan pelepas dahaga dalam
berkesenian. dari 16 UKM yang tersebar di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,
Gita Savana pun berhasrat melengkapi ramainya hinggar binggar kampus
putih.
Berawal dari pembentukan sekelompok mahasiswa yang ditangani Komisi UKMIR pada Senat Mahasiswa IAIN Sunan Kalijaga dengan status tidak mengikat secara struktur organisasi, perjalanan paduan suara demi suksesnya Upacara Wisuda Sarjana IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta telah dimulai walaupun tanpa adanya sebuah wadah independen
Pada 17 November 1996, Senat Mahasiswa IAIN yang dipimpin oleh Abdur Rozaki memprakarsai berdirinya sebuah lembaga kemahasiswaan bernama ORSENI yang terdiri dari 6 cabang salah satunya Paduan Suara Mahasiswa (PSM) yang akrab dengan panggilan Keluarga Besar Paduan Suara Mahasiswa (KBPSM) IAIN Sunan Kalijga Yogyakarta yang diketuai oleh Masturah. Sebagai program awal adlah melakukan penerimaan anggota baru dan workshop bagi mahasiswa IAIN yang berminat, kemudian dilanjutkan dengan latihan rutin setiapa hari Senin dan Kamis. Perjalanan periode awal ini dibantu oleh dua bidang yaitu Bidang Pembinaan yang menangani pelaksanaan program pelatihan yang sekarang berkembang menjadi Divisi Kepaduan Suaraan (DPKS) dan Bidang Pengembangan yang menangani masalah pengembangan wawasan dan intelektual anggota terutama dengan seni paduan suara yang sekarang berkembang menjadi Divisi Kajian Seni (DKS)
Pada 19 April 1999, saksi dari kegigihan perjuangan dan lobi yang baik dengan pihak pimpinan institut selama berpekan-pekan lamanya, akhirnya pengajuan proposal KBPSM menjadi UKM mandiri pun diterima oleh pihak rektorat dan serentak berubah wajah menjadi UKM Paduan Suara Mahasiswa "Gita Savana" IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar